MINE
Haiii, guysss...
Kali ini saya akan memperkenal kan diri saya yang bernama Misbahuddin Labib Al - Ghifari, saya sedang berkuliah di kampus STIKes Pertamedika yang berada di kota Jakarta Selatan, saya masuk ke jurusan D3 Radiologi semester 3 atau tingkat 2.
Saya lahir di Indramayu 23 April 1999, saya lahir 21 tahun yang lalu sudah cukup lama dan semestinya saya sudah meranjak dewasa hehhehee...
Saya akan bercerita ketika saya lulus SMA di kota Tangerang Selatan !
Saya dulu pernah bersekolah di SMA 2 Tangsel, saya masuk tahun 2014 dan lulus pada tahun 2017. Di mulailah masa dimana saya akan beranjak ke dunia perkuliahan dan bisa saja saya berpisah dengan teman - teman lama saya. Saya di SMA masuk nya di tipe tes ujian saring jadi ketika ada snm atau undangan kelasan saya banyak yang tidak dapat karena jatah nya sudah di ambil oleh kelas tipe NEM.
Tapi, itu tidak berhasrat menyerah saya untuk kuliah di negeri. Dari awal semester 1 kelas 12 saya sudah mengikuti bimbel untuk sbm, tapi beberapa hasil tidak sesuai dengan kenyataan.
Bermula ketika saya ingin mengikuti sbm, saya kan berminat masuk ke kuliah jurusan paling susah sedunia yaitu, the top jurusan kesehatan adalah KEDOKTERAN, dimana sbm itu tidak modal hoki bisa modal kepercayaan tinggi dan kepintaran kelas atas, al hasil di ujian sbm tahun 2017 saya gagal karena memilih kampus yang terbilang berat, FK UNPAD, FK UNS dan FK UNSOED.
Tidak berhenti di situ saya mengambil alih ke kampus swasta di Jaksel, saya menemukan nya dan saya di sana tes hingga 3 kali tes baru saya di terima di sana sebagai mahasiswa baru jurusan kedokteran angkatan 2017.
Semester awal semasa maba saya masih mencari pengalaman awal dari adaptasi masa sma ke kuliah, saya di sana tinggal di asrama selama 1 semester karena bersifat wajib. Di mulai lah saya harus bisa beradaptasi atau bertemu teman dengan sepemikiran saya supaya saya harus berhasil nantinya.
Seiring berjalan nya waktu, saya masuk di organisasi intra kampus yaitu IMM ( Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ), di sini saya di percaya menjadi ketua bidang yang mencakup kajian dan riset, mencakup 2 bidang itu sangat susah meskipun bukan ketua umum hehehe.. Saya merasa senang karena di percaya awalnya dan saya menjalani beberapa proker yang ada.
Memasuki tahun ke 2 saya di sini yaitu 2019, di mulailah rasa resah saya muncul di kampus ini dan teman - teman saya yang ibarat nya bukan teman dekat, tapi teman yang suka nya nongkrong mereka bukan tipe belajar heheheh.. Saya sebelum masuk 2019 ketika 2018 saya ikut sbm yang kedua kali tapi gagal dan ke 3 kalinya pas 2019 juga gagal... Saya resah dan sedikit stress menjalani ini karena banyak sekali tugas ataupun kerjaan yang menumpuk setiap waktunya sesampai saya bisa merasa depresi.
Ketika 2019, saya berhasrat berpindah kampus dari kampus ini dan saya berinteraksi kuat bersama ortu dan sahabat saya.. Tapi, hasil antara menguntungkan atau merugikan karena al hasil saya bisa keluar dari kampus ini, padahal hasrat saya hanya ingin cuti tapi sudah kelamaan rentang waktunya jadi saya di keluarkan oleh kampus.
ALASAN UTAMA SAYA KELUAR DARI KEDOKTERAN DI KAMPUS INI, YAAA SAYA MERASA DI ANGGAP TIDAK ADA DAN TIDAK PENTING KARENA SAYA BUKAN TIPE ANAK YANG PINTER - PINTER BANGET, BANYAK SEKALI ANAK - ANAK DI SINI YANG MEMILAH - MEMILAH TEMAN PINTAR HANYA UNTUK KEPENTINGAN SENDIRI, SEPERTI EGOIS INGIN MENANG SENDIRI, TIDAK MEMPERDULIKAN YANG LAINNYA.
SAYA MERASA CANGGUNG KARENA BANYAK NILAI SAYA YANG D DAN SAYA BERAGUMEN KELUAR KAMPUS KARENA " ADA TIPE ANAK YANG SETIAP HARINYA TIDAK MASUK MATA KULIAH, NGANDELIN TEMEN UNTUK TITIP ABSEN DAN MASUK CUMAN PAS PRAKTEK ATAU PRAKTIKUM, SETIAP HARINYA ADA GENG YANG SEPERTI ITU, TAPI MEREKA BANYAK KONEKSI KETIKA UJIAN BERLANGSUNG DIA BAGUS NILAINYA KARENA MEREKA GA PAHAM DAN GA NGERTI JADI NGANDELIN YANG PINTER DOANG SATU ANAK "
Ya, setelah saya di keluarkan saya masuk ke kampus selanjutnya di STIKes Jaksel, semoga semua nya amanah !!!
SANKYUUUU
Tidak ada komentar:
Posting Komentar